Finding Nemo

Film keluarga yang indah ini berkisah tentang Marlin, seekor ikan badut (clown fish) yang berusaha menemukan putranya, Nemo. Bersama dengan Dory, teman yang ditemuinya dalam perjalanan, Marlin menemukan beragam petualangan lucu, menggemaskan, menyenangkan, sekaligus mendebarkan. Semuanya itu membuatnya ia akhirnya menyadari bahwa sudah saatnya ia harus percaya pada dirinya sendiri, sahabatnya, dan tentunya putranya, Nemo.

Sejak kehilangan istrinya, Coral, dan telur-telur mereka yang lain, Nemo adalah satu-satunya bagian yang tersisa dari kehidupan Marlin. Sulit baginya melepaskan Nemo bersekolah dan melakukan kegiatan apapun di luar jangkauan pandangnya. Hal ini membuat Nemo berontak… dan akhirnya malah terpisah darinya.

Finding Nemo adalah film keluarga yang sarat dengan pesan bijak. Pesan itu tidak hanya bagi anak, namun juga bagi orangtua. Rasa cinta orangtua pada anaknya kerap kali menghambat keberanian kita untuk memberikan kepecayaan kepada anak kita, sehingga membuat orangtua cenderung bersifat over-protektif.

Dalam sebuah adegan, digambarkan Nemo memutuskan untuk masuk ke dalam jala yang menjerat ratusan ikan, demi menyelamatkan Dory. Marlin yang tak ingin kehilangan anaknya untuk yang kedua kalinya berusaha mencegahnya. Namun Nemo berkeras dan meminta ayahnya untuk percaya bahwa ia bisa melakukannya. Marlin pun akhirnya mengizinkannya dan berjuang bersama Nemo untuk menyelamatkan Dory.

Film ini mengandung “kurikulum tersembunyi”. Tontonan ini memberikan banyak pengetahuan tentang dunia laut, dari mulai aneka jenis hewan laut dan kebiasaannya, hingga rantai makanannya.

Film ini juga menampilkan kisah persahabatan dan sikap saling tolong-menolong. Sekalipun Dory baru berjumpa dengan Marlin yang kebingungan mencari anaknya, ia bersedia membantu Marlin berkeliling samudera mencari Nemo. Marlin sendiri selalu berusaha mentolelir sifat pelupa dan cerewet Dory.

Bukan hanya itu. Film ini juga memberi gambaran tentang kekuatan tekad dan kemauan keras, tentang keberanian, kepercayaan, dan pengorbanan. Hubungan Nemo dan ayahnya, Marlin, berlumur oleh rasa cinta dan bangga.

Film ini sangat indah. Menonton film ini bersama putera/puteri Anda di akhir minggu akan membuat keluarga Anda menghabiskan waktu dengan sempurna.

sumber : kidia.org

Tentang dallirangga

seorang yang pendiam
Galeri | Pos ini dipublikasikan di animasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Finding Nemo

  1. anto berkata:

    kulonuwun dallirangga,

    mohon ijin mengutip posting anda tentang NEMO, ke dalam makalah thesis saya, yang kebetulan membahas karya gambar anak autis. salah satu karya nya adalah nemo, dan saya membutuhkan posting anda sebagai referensi cerita sekilas dibalik konsep yang menjadi inspirasi karya gambar anak autis yang saya bahas.

    terimakasih atas kerjasamnya,

    hormat saya,

    anto-berlin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s